Memperbesar Penis & Cegah Ejakulasi dini Secara Alami dengan Akupuntur

Penis bukanlah hanya sekedar daging berpipa yang berfungsi untuk buang air kecil saja, Saluran kencing (urethra) ini biasanya berlubang diujung glans (ujung penis). Ada dua bibir kecil yang mengelilingi lubang urethra, bibir ini penuh dengan ujung syaraf yang melindungi urethra yang sangat peka dari benda asing agar tidak dapat masuk ke saluran urethra, meski pada saat bercinta kepekaan ini begitu sangat menggairahkan.

Glans adalah bagian penis yang paling peka, karena bagian inilah ujung tombak dalam bercinta. Cincin korona dan frenulum, yaitu semacam pita kulit antara glans dan batang penis merupakan bagian yang sangat penting dalam merangsang ejakulasi pada titik tertentu didalam vagina. Banyak pria yang mengakui bahwa frenulum (segitiga tepat dibawah glans) lebih peka lagi daripada glans itu sendiri, sehingga pada bagian inilah yang kebanyakan membuat pria tergila-gila pada saat seks oral.

Kebanyakan pria, setelah orgasme tidak mau glansnya disentuh karena sangat peka dan biasanya jika disentuh akan menimbulkan rasa ngilu (kecuali pada pria yang tidak disunat, karena glansnya terlindung oleh kulit luar).

Disepanjang batang penis, urethra dikelilingi oleh jaringan spons bernama corpus spongiosum. Pada saat pria bergairah, arteri-arteri kecil mengalirkan darah kedalam corpus spongiosum tersebut, berbarengan dengan peregangan otot vena yang dialiri otot darah dari penis, hal inilah yang membuat pria mengalami ereksi (tegang).

Secara fisiologis, sebetulnya ada dua penyebab disfungsi ereksi pada pria yaitu adanya kebocoran vena dan penyempitan pembuluh arteri akibat adanya endapan lemak. Pada saat pria mengalami penuaan, maka pasokan darah kedalam area penis bisa menurun karena makin banyaknya endapan lemak didalam pembuluh-pembuluh arteri. Konsekuensinya serat-serat otot didalam penis yang tugasnya mengatur agar darah mengalir melalui pembuluh darah mulai berubah menjadi jaringan penghubung. Padahal jika semakin banyak jaringan penghubung, maka dapat dipastikan akan sulit untuk mendapatkan ereksi, hingga akhirnya tidak bisa ereksi sama sekali.

Bahkan pada penis dengan arteri bersih tampaknya aliran darah normal saja juga tidak cukup untuk membuat jaringan ini tetap sehat. Karena itulah pria sering mendapat ereksi spontan ketika tidur (frekuensi terbanyak pada pagi hari), karena tubuh memberi oksigen tambahan melalui aliran darah ke penis.

Penis jika mengalami ereksi akan terpancang jauh kedalam tubuh, akarnya saja bisa mencapai dasar kelenjar prostat kearah anus (ini adalah jaringan yang sangat peka dan sangat nikmat jika dirangsang), baik melalui skrotum maupun perineum (daerah antara skrotum dan anus).

Bagi sebagian orang membahas dan mendiskusikan fungsi dan anatomi penis masih sulit dilakukan karena terkesan tabu dan sebagai sesuatu yang bersifat pribadi di depan umum. Padahal fungsi penis sangat luas, tanpa penis mustahil manusia bias berkembang biak.

Kebanyakan dari kaum pria mempunyai masalah yang sama dalam urusan seks: ukuran penis yang kurang memuaskan, ejakulasi dini, dan disfungsi ereksi. Kondisi ini sering kali merontokkan kepercayaan diri sebagai seorang pria.

Kalau anda menanyakan soal ukuran penis kepada istri anda, mungkin dia akan menjawab: “ukuran itu tidak penting sayang…” Tapi survey telah membuktikan bahwa sebagian besar wanita menginginkan penis yang lebih besar. Hasil wawancara dengan beberapa wanita juga menunjukkan bahwa wanita merasa lebih puas dengan pria berpenis besar.

Jawaban istri anda bahwa ukuran itu tidak penting merupakan bentuk pengertiannya terhadap anda, dia hanya tidak ingin membebani pikiran anda. Tapi jauh di dalam hati, anda juga tahu bahwa dalam hubungan seks ukuran penis itu tidak bisa diabaikan bukan..?

Sebagai seorang suami yang baik, kita tentu sangat ingin memuaskan istri. Kita ingin melihat istri kita tersenyum sumringah penuh kepuasan setelah menyelesaikan senggama. Tapi bagaimana bisa, kalau ukuran penis anda mungil dan terjadi ejakulasi secara dini.

Bukan anda saja yang frustrasi dengan kondisi ini, tapi istri anda pun tentu menyimpan rasa kecewa, keadaan seperti ini harus segera diatasi, karena kalau tidak akan mengancam keharmonisan rumah tangga yang telah dengan susah payah anda bina. Tidak sedikit perkawinan yang akhirnya kandas gara-gara urusan ranjang.

Peneliti Turki menguji teori pada pria yang melaporkan hanya mampu bertahan selama 2 menit atau kurang di tempat tidur. Pria memiliki delapan sesi akupunktur dalam waktu satu bulan. Pada akhir studi selama 4 minggu, mereka dilakukan akupunktur ternyata mampu menahan 30 detik lebih lama, daripada mereka yang diberikan akupunktur pura-pura dengan cara jarum tidak dimasukkan dengan benar.

Didem Sunay MD dan rekan-rekannya di Departemen Pelatihan dan Penelitian Kesehatan Ankara Rumah Sakit di Ankara, Turki, melakukan penelitian terhadap pasien secara acak yang diberikan paroxetine 20 mg / hari, dan akupunktur atau plasebo akupunktur. Setiap kelompok terdiri 30 pasien. Peneliti mengevaluasi ejakulasi dini dengan cara mengukur ejakulasi intravaginal latency kali (IELTS) menggunakan alat PE Diagnostic Tool (PEDT). IELTS ditentukan dengan jalan menggunakan stopwatch.

Skor PEDT Median paroxetine, akupunktur dengan kelompok plasebo adalah 17,0, 16,0 dan 15,5, masing-masing sebelum pengobatan, dan skor PEDT 10,5, 11,0 dan 16,0 setelah pengobatan. Penelitian menemukan, paroxetine-akupunktur dan plasebo akupunktur ternyata meningkatkan IELTS dengan 82,7, 65,7 dan 33,1 detik. Tingkat keterlambatan ejakulasi disebabkan oleh paroxetine, dan bisa dikatakan lebih besar dari akupunktur.

Namun, hasil penelitian terbaru ini akan menunjukkan bahwa akupunktur ternyata lebih efektif daripada plasebo akupunktur. Hasil ini tampaknya membantah hipotesis bahwa manfaat akupunktur untuk ED adalah karena efek plasebo. Meskipun akupunktur kurang efektif dibandingkan penggunaan paroxetine, yang secara signifikan memiliki efek menunda ejakulasi lebih kuat daripada plasebo. Dan ini tampaknya akan menjadi pilihan alternatif yang layak untuk obat atau perawatan lain dari ED.

“Rendah serotonin dan suasana hati akan mengatur neurotransmiter – adalah salah satu penyebab ejakulasi dini,” jelas Daniel Hsu, Dokter Akupuntur dan Pengobatan Oriental, yang tidak berafiliasi dengan penelitian ini.

“Akupunktur merangsang saraf, akhirnya meningkatkan serotonin di otak, yang mungkin meningkatkan kontrol ejakulasi.”

Dalam hal membesarkan penis, akupuntur dapat berfungsi secara lokal untuk merangsang otot – otot dinding penis sehingga massa otot dan kontraksi serta aliran darah dari dan menuju penis dapat tercapai sempurna secara INSTAN dan KONSTAN. Selain itu juga efek endorphin yang dihasilkan oleh akupuntur dapat membuat relaksasi sempurna dalam hal psikosomatis seseorang sehingga penyebab disfungsi ereksi yang disebabkan oleh organic maupun psikosomatis dapat sekaligus teratasi.

Terapi akupuntur untuk DE terdiri atas 4 – 6 kali kedatangan dengan jarak waktu 2-3 kali seminggu. “Untuk orang normal, tanpa hipertensi, jantung, atau penyakit lain, biasanya setelah 1 sampai 3 kali terapi, atau maksimal 6 kali kedatangan, sudah tampak perbaikan. Akan tetapi agar kita hati-hati memilih terapis. Pasalnya, ada saja praktisi yang melakukan akupuntur di titik-titik yang tak karuan.

sumber : www.dokter.id